Wednesday, January 25, 2012

Menu Ibu Menyusui

Bila pada saat hamil ibu makan berlebihan tak terkendali (karena nafsu makan ibu hamil besar, terutama setelah triwulan ke-2) berat badan ibu bertambah dan ibu menjadi gemuk. Ini akan bertambah lagi pada periode menyusui, karena setelah ibu menyusukan bayinya terasa lapar dan makan. Bila sehari 6 kali menyusui, makan pun menjadi 6 kali sehari. Di sinilah ibu harus bijaksana untuk memilih dan mengatur makanannya agar selalu dapat menghidangkan menu seimbang supaya dapat mempertahankan berat badan yang ideal untuk ibu menyusui dan dapat menyusui sampai semaksimal mungkin (anjuran sampai 2 tahun).

Pada masa 0-6 bulan menyusui, seorang ibu (dengan berat badan sekitar 54 kg dan tinggi 156 cm serta memiliki kegiatan sedang) memerlukan 2.950 kalori dan 64 gram zat protein. Jumlah ini berkurang menjadi 2.750 kalori dan 60 gram zat protein pada masa 7-12 bulan menyusui (Dr. Muhilai dkk, Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan).

Selain kalori dan protein, diperlukan pula zat-zat lain seperti Vitamin A, B, B12, kalsium, zat besi, dan lainnya. Kebutuhan ini lebih besar daripada kebutuhan orang dewasa biasa.

Untuk menu sehari-hari, ibu menyusui bisa berpegang pada pedoman 4 sehat 5 sempurna dan seimbang. Karena beberapa zat gizi mempunyai sifat saling mempengaruhi yang menguntungkan atau merugikan, maka sebaiknya dalam menyusun menu menggunakan aneka ragam bahan makanan. Ibu menyusui dapat makan apa saja, tak ada pantangan. Tapi merokok, minuman beralkohol, kopi, dan teh sebaiknya tidak disajikan karena kedua bahan tersebut berpengaruh negatif pada peresapan zat besi.

Ibu menyusui umumnya makan 6 kali sehari sesuai dengan frekuensi menyusui si bayi, karena setiap habis menyusui merasa lapar. Selain cukup makan, dianjurkan pula banyak minum minuman berkhasiat yang dapat mempengaruhi produksi ASI. Misalnya sayur dengan banyak kuah seperti sayur asem daun lembayung dan kacang-kacangan, jus buah, kacang hijau, bubur kacang hijau, sup kacang merah, susu fullcream atau nonfat/susu skim, susu kedele, minuman tradisional seperti beras kencur, asem kunyit.

Contoh Menu Sehari Untuk Ibu Menyusui

Pagi susu 1 gelas (200 cc)
Jam 08.00 nasi (100 gr), pecel sayuran (100 gram), semur daging (30 gram), tempe goreng atau bacem (50 gram).
Jam 11.00

sup kacang march segar (25 gram), ditambah ayam (15 gram), dan wortel (50 gram).

Jam 13.30 nasi (200 gram), pepes ikan (75 gram), daun singkong (25 gram), ayam panggang kalasan (50 gram), tahu bacem (50 gram), sayur bening daun katuk, oyong (150 gram) dan 100 gram buah sesuai musimnya.
Jam 16.00 slada buah (150 gram) atau rujak buah (150 gram), minum air kacang ijo.
Jam 19.00

Nasi (200 gram), sate ati ayam (50 gram), daging ayam (25 gram), tempe bumbu mangut (50 gram), cah aneka sayuran (100 gram), dan buah sesuai musimnya.

Jam 22.00 susu 1 gelas (200 cc)

Yang diatas adalah teorinya, tetapi prakteknya yang kualami dalam sehari makan sebanyak itu mabok juga deh (tetap smangat mom)

Thursday, January 19, 2012

Baby Blues Syndrome

BABY Blues Syndrome, atau sering juga disebut Postpartum Distress Syndrome adalah perasaan sedih dan gundah yang dialami oleh sekitar 50-80% wanita setelah melahirkan bayinya. Umumnya terjadi dalam 14 hari pertama setelah melahirkan, dan cenderunglebih buruk sekitar hari ke tiga atau empat setelah persalinan. Jika Anda mengalaminya lebih dari 2 minggu, bisa jadi itu adalah Postpartum Depression dan sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter Anda.

Baby Blues terjadi karena tubuh anda sedang mengadakan perubahanfisikal yang besar setelah anda melahirkan, hormon-hormon dalam tubuhjuga akan mengalami perubahan besar dan anda baru saja melalui prosespersalinan yang melelahkan. Semua ini akan mempengaruhi perasaan anda.Anda harus sabar dengan diri anda sendiri, mengerti bahwa semuaperasaan ini adalah normal, dan dalam beberapa minggu segalanya akanterasa lebih baik untuk anda.

Beberapa Gejala Kasus Baby Blues Syndrome:

  1. Dipenuhi oleh perasaan kesedihan dan depresi disertai dengan menangis tanpa sebab
  2. Mudah kesal, gampang tersinggung dan tidak sabaran
  3. Tidak memiliki tenaga atau sedikit saja
  4. Cemas, merasa bersalah dan tidak berharga
  5. Menjadi tidak tertarik dengan bayi anda atau menjadi terlalu memperhatikan dan kuatir terhadap bayinya
  6. Tidak percaya diri
  7. Sulit beristirahat dengan tenang
  8. Peningkatan berat badan yang disertai dengan makan berlebihan
  9. Penurunan berat badan yang disertai tidak mau makan
  10. Perasaan takut untuk menyakiti diri sendiri atau bayinya
Jika setelah melahirkan Anda mengalami berbagai kondisi dan perasaan di atas, maka besar kemungkinan Anda sedang dilanda Baby Blues Syndrome.

Beberapa hal yang dapat membantu anda untuk mengatasi Baby Blues Syndrome:

  1. Ambillah waktu untuk diri anda sendiri, dan berikan kesenangan untuk anda sendiri.
  2. Bacalah majalah, berbincanglah dengan saudara atau teman dekat anda.
  3. Beristirahatlah sedapat mungkin. Biarkan pasangan anda atau keluarga membantu anda dengan kegiatan rumah tangga dan mengurus si kecil sementara.
  4. Batasilah teman-teman yang akan mengunjungi anda untuk menunggu satu atau dua minggu.
Ingat untuk mencoba konsultasikanlah apa yang anda rasakan dan pikirkan dengan orang terdekat anda dan tak perlu malu untuk membicarakan dengan dokter anda, sehingga bila memang anda memerlukan penanganan lanjut, semuanya akan dilakukan sedini mungkin.

---------------------------------------------------------------------------
Setelah mengetahui definisi Baby Blues syndrome, bs kusimpulkan aq mengalami BBS di minggu pertama setelah proses kelahiran. Yang paling sering adalah tiba-tiba air mata menetes di mataku, serasa begitu banyak kesedihan waktu itu, tapi setelah aq baca banyak artikel tentang cara mengatasinya, everything is gonna be fine now.

Tuesday, January 17, 2012

BidadaRiku TeRlahiR di Dunia

Hemm....

Lama tak ngisi blog ini, skrg dah 2012.

Singkat cerita, 28 Desember 2011 bidadari kecilku terlahir di dunia. Itu adalah saat yang paling membahagiakan dalam hidupku.
kejadiaanya dimulai di jam 02.00, seperti biasa aktifitasku saat hamil jam sgitu adalah jam ke toilet untuk buang air kecil, tapi kali ini agak berbeda. 'Kok pipisku ga bisa ke tahan ya' serasa pipis di celana. setelah itu aq tidur kembali, ingin pipis lagi jam 04.00, aneh lagi juga, pipisku kok smakin gak ketahan, karena dah keluar di kasur, aq coba lari ke toilet, eh malah pipis di lantai. Dalam hatiku agak bingung juga, 'kok aq ga bisa nahan pipis'. Aq tertidur lagi, bangun2 jam stengah 6, haduh pingin pipis lagi, kali ini aq agak kaget, karena pipisku warnanya merah.
Langsung aq ke rumah tetangga(mama Andi) menanyakan apa gerangan yg terjadi, ternyata dugaanku n mama andi sama, 'apa itu ketuban ya'. Kami langsung meluncur ke rumah sakit hermina depok. Saat itu suamiku tersayang ada kerja malam, jadi malam itu aq tidur sendirian di rumah.
Sesampainya di Rumah Sakit Hermina, aq sudah cemas sekali, aq takut infeksi dari cairan ketubanku dah menyebar. Saat itu dokter yang biasa menanganiku saat kehamilan (Dr.Didi) sedang sakit. Kebetulan di pagi hari itu ada Dr.Bagus, dokter yang pernah kutemui sekali saat check up kehamilan.
Jam 7 aq nyampe rumah sakit, aq ditanya 'udah registrasi persalinan bu?', busyet dah, aq kan mau lahiran di boyolali, mana kepikiran registrasi di hermina depok. aq langsung ditangani suster2, diganti baju pasien, di cek denyut jantung janinku, sambil menunggu Dr. bagus datang.
dag dig dug, 'kok Dokternya ga dtng2,' dah takut aja adanya, takut janinku knapa2. dokternya datang ngecek denyut jantung janin, grafik yg keluar dr denyut jantung janin cenderung datar bgt. Kata dokter harusnya naik turun, kemudian si mbak suster mengagetkan si janin dengan alat yg bisa memunculkan bunyi 'Toot' keras banget bo.., ternyata setelah dikagetkan grafik denyut jantungnya masih datar, seharusnya bisa naik turun. Setelah 20 menit rekam jantung, Dokter langsung melakukan USG, ternyata cairan ketuban aq bagian bawah dah banyak kebuang, kemudian dokter mengecek pembukaan persalinan, ternyata baru pembukaan setengah, memang saat itu aq ga mules2 sama sekali.
Akhirnya Dokter menyarankan kami agar melakukan persalinan dengan caesar. aq msh menunggu sang suami yang sedang menuju ke RS dari kantor. Dan setelah menanyakan ke keluarga di Boyolali akhirnya kami memutuskan untuk operasi caesar.
Untuk pertama kali aq melakukan operasi. Satu persatu dokter dan perawat memperkenalkan diri. Dokter operasi, asisten dokter operasi, dokter anak, dokter bius, dokter anestesi. Dalam hatiku 'Buset bnyk bgt ya'. Aq di bius setengah badan, suntikan biusnya itu lho, sakit banget. di tulang punggung, 2 kali lagi ckckckck. Setelah aq dibius kerasanya cuman kesemutan di kaki, yang aq tahu perutku pasti lagi diacak acak tapi ga krasa apa2. aq pun ga bisa nge lihatnya karena ditutup kain yang tinggi. Tiba2 suster seperti membantu mendorong dari atas.

Alhamdullillah aq mendengar suara tangis pertama bidadariku tersayang pada pukul 09.30 dengan berat 2,75 kg dan panjang 46 cm